Sertifikasi SDM untuk daya saing global


15 November 2017 oleh Administrator

Mengacu dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tentang kondisi ketenagakerjaan di Indonesia pada triwulan ketiga tahun 2017 tentang permasalahan pengangguran dan tingkat pendidikan juga kompetensi dan produktivitas yang relatif masih rendah berdampak pada tingkat upah atau penghasilan serta kesejahteraan.


"kita mengumpulkan di Rembuk Nasional dalam sistem kompetensi nasional ini untuk menuju Indonesia kompeten dan berdaya saing global, sekaligus mendorong agar dunia pendidikan itu merespon kebutuhan industri dan ketenaga kerjaan lainnya untuk mengurangi pengangguran," ujar mantan Dirjen ESDM, Luluk Sumiarso, Selasa (14/11).


Diketahui Sistem Pendidikan Nasional (UU No.20 th.2003) serta Sistem Pelatihan Kerja Nasional (PP No.31 th 2006) yang dikembangkan selama ini diyakini belum mampu menjawab tantangan megatren dunia, sehingga dinilai perlu adanya pengkajian ulang dan ditata kembali untuk dapat merespon secara proaktif megatren dunia yang khususnya dibidang sumber daya manusia.


"kita lihat banyak anak-anak muda yg bisa mengembangkan perusahaan, sehingga dengan adanya sertifikasi nanti dapat memfokuskan lulusan terbaik dalam bidangnya untuk bersaing di dunia nantinya, keahliannya kan dapat membangun Indonesia kedepannya," ujarnya.